TOPOLOGI LINEAR
Definisi
Topologi
jaringan
sendiri sebenarnya adalah rancangan yang dibuat di dalam sebuah jaringan
komputer ataupun cara yang digunakan untuk menghubungkan antara satu komputer
dengan komputer lainnya sehingga nantinya membentuk sebuah jaringan komputer.
Menentukan sebuah topologi jaringan tentunya
sangat
penting sebelum membangun
jaringan
komputer. Dengan adanya topologi, kita dapat
mengetahui
model jaringan yang akan dibangun.
Pengertian Topologi Linear
Jenis
topologi linear sebenarnya merupakan perluasan dari jenis topologi bus, yang
mana kabel utama di dalam jaringan harus dihubungkan dengan setiap titik-titik
yang ada di komputer dengan T-Connector. Seperti yang dijelaskan sebelumnya,
jaringan linear merupakan topologi jaringan yang memiliki layout cukup umum.
Satu kabel utama di dalam jaringan akan menghubungkan ke setiap titik komputer
(koneksi) yang kemudian akan dihubungkan dengan konektor T Connector dan di
ujungnya harus diakhiri dengan terminator. Konektor yang biasanya digunakan
pada topologi linear adalah tipe BNC
(British Naval Connector).
Ada beberapa
tipe konektor yang digunakan di dalam topologi linear, antara lain adalah:
- BNC
Kabel Konektor, digunakan untuk dapat menghubungkan kabel jaringan ke T
konektor.
- BNC
Barrel Konektor, digunakan untuk dapat menghubungkan 2 kabel BNC
- BNC
Barrel Konektor, digunakan untuk menghubungkan kabel jaringan menuju komputer.
- BNC
Terminator, digunakan untuk menandai akhir atau ujung dari topologi jaringan
Untuk pemasangan dari topologi
linear ini sebenarnya sangat mudah dan murah. Hanya saja hanya terdapat sekitar
5-7 buah komputer yang ada di dalam jaringan tersebut.
Karakteristik Topologi Linear
Topologi
linear
memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jenis topologi
jaringan lainnya, yaitu:
- Menggunakan
konektor BNC dan kabel RJ 58
- Jenis
topologi jaringan ini adalah pengembangan dari jenis topologi bus
Kelebihan Topologi Linear:
- Mudah dalam melakukan setup dan memperluas jaringan komputer
- Sangat hemat kabel, dibandingkan dengan jenis topologi jaringan lainnya, panjang kabel yang dibutuhkan dalam topologi linear lebih sedikit.
- Biaya pembangunannya sangat murah dan hemat, dikarenakan anda hanya membutuhkan sedikit kabel. Maksimal dari komputer yang ada di dalam jaringan tersebut sekitar 5-7 buah saja.
- Tata letaknya sederhana, sehingga anda tidak perlu terlalu rumit dalam pemasangan
- Tidak membutuhkan kendali pusat (server)
- Mudah untuk dikembangkan
- Prose penambahan dan pengurangan terminal tidak akan sama sekali menganggu operasi yang sedang berjalan
Kekurangan Topologi Linear:
Pendeteksian
dan pengisolasian pada kesalahan yang terjadi di dalam jaringan akan sangat
kecil dilakukan.
Lalu
lintas yang ada di dalam kabel penghubung jaringan sangat padat dan tinggi,
sehingga bisa saja menyebabkan lemot atau crash. Sehingga tidak akan cocok
digunakan bagi anda yang memiliki jaringan komputerdengan lalu lintas yang
cukup padat.
Proses
security data-data yang ditransfer di dalam jaringan kurang begitu terjamin
keamanannya.
Bila
terjadi penambahan jumlah pengguna, maka akan berdampak pada penurunan
kecepatan jaringan. Sehingga membuat proses transfer data bisa melambat.
Membutuhkan
repeater jika digunakan untuk transfer jarak jauh.
TOPOLOGI RING
Pengertian
•Topologi ring merupakan jenis dari topologi jaringan yang mana bentuk dari rangkaiannya masing masing tersambung pada dua titik yang lainnya, Sehingga dapat membentuk seperti jalur lingkaran menyerupai cincin. Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring adalah kabel BNC yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator.
•Untuk membentuk jaringan cincin, maka setiap sentral perlu dihubungkan seri antara satu dengan yang lainnya sehingga akan membentuk hubungan loop tertutup. Dalam sistem topologi jaringan ini, setiap sentral memang dirancang untuk bisa berinteraksi dengan sentral yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini memang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan switching ke segala arah workstation.
Cara Kerja
pada
topologi ring setiap node memiliki fungsi sebagai repeater
atau penguat sinyal untuk node baiksebelum ataupun sesudahnya. Sehingga setiap
perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya
dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta
penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token.
Kelebihan:
•Mudah
dalam perancangan serta mengimplementasikannya.
•Peforma
topologi ring lebih baik jika dibandingkan dengan topologi bus, bahkan meskipun
aliran data yang ada besar dan berat sekalipun.
•Mudah
dalam melakukan konfigurasi serta installasi perangkat baru.
Kekurangan:
•Komunikasi
data akan sangat tergantung dari jumlah node yang ada di dalma jaringan.
•Cenderung
sulit untuk dikonfigurasikan jika dibandingkan dengan topologi star.
•Membutuhkan
penanganan serta pengolahan yang lebih khusus untuk bandles.
Manfaat Ring:
•untuk
melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
•untuk
melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena
menggunakan konfigurasi point to point
TOPOLOGI BUS
Pengertian:
Topologi bus merupakan
sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau
kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. sebelum
menentukan topologi ini untuk membangan sebuah jaringan
komputer alangkah
baiknya kita mengetahui keuntungan
dan kerugian topologi ini.
Topologi jaringan sendiri artinya suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.
Topologi jaringan sendiri artinya suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.
Fungsi:
Fungsi topologi
jaringan bus adalah untuk menghubungkan komputer sehingga masing-masing
komputer atau node dapat saling berkomunikasi. Topologi bus akan menggunakan
kabel utama sebagai pusat lalu lintas data
Keuntungan:
•Hemat kabel,
karena pada topologi bus hanya menggunakan kabel tunggal dan terpusat sebagai
media transmisi sehingga tidak membutuhkan banyak kabel seperti pada topologi
jaringan star.
•Layout kabel
sederhana, pada pemasangan topologi bus rancangan dan skema kabel yang
digunakan sangat sederhana sehingga mudah dalam pemasangannya.
•Pengembangan
jaringan komputer atau penambahan komputer baru baik sebagai server maupun
client dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu komputer atau workstation
yang lain.
•Biayanya lebih
murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain. karena pada topologi
jaringan yang lain akan membutuhkan banyak kabel dan perangkat jaringan lainnya
seperti switch atau hub untuk menghubungkan antar node.
•Cukup mudah
apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus, karena topologi
jaringan ini sangat sederhana
Kerugian:
•Deteksi
dan isolasi kesalahan sangat kecil sehingga jika jaringan mengalami gangguan,
maka akan lebih sulit untuk mengidentifikasi kesalahan yang ada.
•Kepadatan
lalu lintas pada jalur utama, karena topologi bus menggunakan kabel terpusat
sebagai media transmisi maka lalu lintas data akan sangat padat pada kabel
utama.
•Jika
kabel utama mengalami gangguan maka seluruh jaringan akan mengalami gangguan
pula.
•Diperlukan repeater sebagai penguat
sinyal jika akan menambahkan workstation dengan lokasi yang jauh
Karakteristik:
•Topologi
jaringan bus memiliki karakteristik jaringan sebagai berikut:
•Node – node
dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup
dengan terminator. Terdapat kabel utama sebagai pusat lalu lintas data.
•Sangat
sederhana dalam instalasi
•Sangat
ekonomis dan dalam segi pembiayaan.
•Paket‐paket
data saling bersimpangan pada suatu kabel
•Tidak
diperlukan hub atau switch, yang banyak diperlukan adalah Tconnector dan
konektor BNC pada setiap Ethernet card.
•Problem yang
sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan
dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan
tersebut.
Cara kerja:
•Topologi jaringan bus
akan menghubungkan masing-masing komputer di dalam sebuah jaringan yang disebut
trunk segmen. Bus biasanya disebut kabel yang menghubungkan ujung ke ujung
lainnya sehingga setiap node pada topologi bus akan terhubung ke kabel-kabel
tersebut dan Pada akhir setiap terminator yang ditempati, ia mengenali kemana
arah data berpergian dan terminator digunakan untuk menyerap sinyal.
TOPOLOGI TREE
Pengertian
Topologi tree atau sering dikenal dengan topologi
pohon adalah topologi jaringan komputer yang merupakan kombinasi dari topologi star dan BUS. Secara hirarki penyusunannya topologi tree ini merupakan kumpulan dari topologi star yang dihuhubungkan dengan topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau bleckbone.
Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.
Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.
Karakteristik
-Komunikasi data yang berjalan dalam jaringan dilakukan melalui HUB.
-HUB berperan sebagai pusat kendali dalam jaringan.
-Mempunyai kabel utama yang disebut dengan backbone sebagai penghubung jaringan.
Cara Kerja
Adapun cara kerja topologi tree ini adalah akan membentuk sebuah jaringan yang menggunakan sistem pohon bercabang. Pada topologi tree terdapat sistem yang bertingkat yang digunakan sebagai media interkoneksi antar sentral yang mana didalam interkoneksi tersebut terdapa hierari yang berbeda.
Komputer client ini dikelompokan dengan menggunakan topologi star, kemudia masing - masing kelompok topologi star ini akan saling dihubungkan dengan menggunakan moteode pada topologi BUS. Untuk menghubungkan masing - masing kelompok jairingan star ini menggunakan HUB yang tersambung dengan kabel utama yang disebut dengan backbone.
Misal data dari kelompok jaringan 1 akan dibungkan dengan kelomok jaringan no 2 maka data dari kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudain akan diteruskan ke backbone dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati HUB dahulu.
Komputer client ini dikelompokan dengan menggunakan topologi star, kemudia masing - masing kelompok topologi star ini akan saling dihubungkan dengan menggunakan moteode pada topologi BUS. Untuk menghubungkan masing - masing kelompok jairingan star ini menggunakan HUB yang tersambung dengan kabel utama yang disebut dengan backbone.
Misal data dari kelompok jaringan 1 akan dibungkan dengan kelomok jaringan no 2 maka data dari kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudain akan diteruskan ke backbone dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati HUB dahulu.
Kelebihan
-Topologi pohon ini memiliki ketergantungan secara menyeluruh terhada HUB, jika terjadi kerusakan pada HUB maka seluruh jaringan akan terganggu.
-Komunikasi antar komputer dalam satu jaringan tidak bisa dilakukan secara langsung melainkan harus melewati HUB sehingga data mengalir sedikit lebih lambat.
-Topologi pohon ini terbilang sulit dalam perawatannya karena banyak perancangan node.
Kekurangan
´Cocok diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
´Pada topologi pohon ini memungkinkan penggunaan jaringan pont to point.
´Mudah dalam melakukan identifikasi dan isolasi jika terjadi kerusakan pada jaringan
´Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka tidak akan berpengaruh ke node yang lain.
TOPOLOGI HYBRID
Pengertian
•Pengertian
Topologi
Hybrid adalah Kombinasi dari dua atau lebih topologi berbeda berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer. Bila topologi berbeda terhubung ke satu sama lainnya dan tidak menampilkan satu karakteristik topologi tertentu maka bentuk desain jaringan ini disebut topologi
jaringan
hybrid.
Fungsi
•Kegunaannya sendiri sama seperti dengan fungsi topologi yang lain, yaitu
untuk
menghubungkan proses
jaringan antara computer yang satu
dengan computer yang lain menjadi satu jaringan komunikasi.
Kelebihan
•Salah
satu
keuntungan
yang menonjol
topologi
hybrid adalah
fleksibilitas.
Topologi
jaringan
hybrid dirancang
sedemikiana
rupa
sehingga
dapat
diterapkan
untuk
sejumlah
lingkungan
jaringan
yang berbeda.
•Hybrid
mengkimbinasikan
konfigurasi
yang berbeda
tapi
dapat
bekerja
dengan
sempurna
untuk
jumlah
lalu
lintas
jaringan
yang berbeda.
•Menambahkan
koneksi
perifer
lain cukup
mudah,
seperti
node baru
dan/atau
periferal
dapat
terhubung
antar
topologi
berbeda
•Dibandingkan
dengan
jenis
topologi
komputer
lainya,
topologi
ini
terpercaya.
Memiliki
toleransi
kesalahan
yang lebih
baik.
ketika
sejumlah
topologi
berbeda
terhubung
ke
satu
sama
lain
•Ketika
link tertentu
dalam
jaringan
komputer
mengalami
gangguan,
tidak
menghambat
kerja
dari
jaringan
lainnya.
Kekurangan
•Karena
merupakan
penggabungan
beberapa
bentuk
menjadi
topologi
hybrid, maka
pengelolaan
topologi
akan
menjadi
lebih
sulit.
•Dari segi
ekonomisnya
jaringan
hibrid
sulit
dipertahankan
karena
membutuhkan
biaya
yang lebih
topologi
tinggi
dibandingkan
dengan
topologi
jaringan
yang murni
dalam
satu
bentuk.
Faktor
biaya
dapat
dihubungkan
dengan
biaya
penambahan
hub dan
Biaya
pengkabelan
yang meningkat
untuk
membangun
bentuk
topologi
ini.
•Instalasi
dan
konfigurasi
dari
topologi
ini
sulit
karena
ada
topologi
yang berbeda
yang harus
dihubungkan
satu
sama
lainnya,
pada
saat
yang sama
harus
dipastikan
bahwa
tidak
satupun
dari
node dijaringan
gagal
berfungsi
sehingga
membuat
instalasi
dan
konfigurasi
topologi
hybrid menjadi
sangat
sulit
Cara Kerja
Sebagai
ilustrasi,
sebuah
organisasi/departemen
memiliki
3 bagian
dimana
komputer-komputer
pada
masing-masing
bagian
tersebut
saling
terhubung
menggunakan
topologi
yang berbeda,
sebut
saja
bagian
A menggunakan
topologi
Bus, bagian
B menggunakan
topologi
Star, dan
beberapa
komputer
terhubung
langsung
ke
HUB pusat.
Apabila kedua jaringan komputer dan beberapa komputer tersebut dibuat menjadi saling terhubung ke dalam satu jaringan yang lebih luas (mencakup ketiganya) menggunakan salah satu jenis topologi (misalkan topologi Star) maka itulah yang dinamakan dengan Topologi Hybrid (Hybrid Topology).
Apabila kedua jaringan komputer dan beberapa komputer tersebut dibuat menjadi saling terhubung ke dalam satu jaringan yang lebih luas (mencakup ketiganya) menggunakan salah satu jenis topologi (misalkan topologi Star) maka itulah yang dinamakan dengan Topologi Hybrid (Hybrid Topology).
TOPOLOGI MESH
Pengertian:
¨Topologi mesh atau yang lebih dikenal dengan topologi jala dikarenakan bentuknya yang memang menyerupai jala. Topologi mesh merupakan bentuk hubungan yang ada antar perangkat dimana setiap perangkat yang ada akan saling terhubung langsung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam satu jaringan tersebut.
¨Pada topologi mesh, setiap perangkat yang ada dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat lainnya dikarenakan perangkat akan saling terhubung yang dikenal dengan dedicated links. Komunikasi yang terjalin pada topologi mesh biasanya berjalan cepat dan dapat digunakan untuk membangun jaringan yang skalanya tidak terlalu besar
Karakteristik:
¨Perangkat yang
ada di dalam jaringan akan saling terhubungkan satu sama lainnya.
¨Kabel yang
digunakan dalam berkomunikasi secara langsung dengan node lainnya di dalam jaringan cukup banyak.
¨Pada setiap
node, setidaknya ada 2 atau lebih dari port I/O.
¨Konfigurasi dalam setiap node
akan berbeda di dalam berkomunikasi.
Cara Kerja:
¨Sederhananya, cara kerja dari topologi mesh
adalah pada setiap node yang ada di dalam jaringan akan saling terhubungkan dikarenakan penggunaan kabel yang langsung ke node yang ditujunya. Sehingga data yang mengalir tersebut akan dapat langsung menuju node yang dituju, sehingga data tersebut akan mengalir pada jaringan topologi mesh dengan cepat. Data dapat mengalir langsung ke node yang dituju tanpa harus melewati node lainnya.
Kelemahan:
¨Pada topologi
mesh, membutuhkan kabel dan port I/O yang lebih banyak sehingga semakin banyak komputer yang ada di dalam jaringan topologi mesh maka tentu saja akan membutuhkan lebih banyak lagi kabel serta port I/O.
¨Sulit dalam melakukan installasi serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus terkoneksi langsung.
¨Jaringan komputer yang
menggunakan topologi mesh akan sangat banyak menggunakan kabel, sehingga tentu saja membutuhkan sebuah ruangan yang cukup besar ketika akan membangun jaringan komputer tersebut.
¨Biaya yang
diperlukan untuk perawatan topologi jaringan ini lebih banyak dibandingkan jaringan lainnya.
¨Jaringannya yang
tidak praktis
Kelebihan:
¨Topologi mesh
mempunyai hubungan dedicated link yang mana dapat menjamin jika data
akan langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lainnya. Sehingga data tersebut dapat mengalir lebih cepat sampai tujuan.
¨Jenis topologi mesh
ini adalah robust, yaitu bila terjadi gangguan di dalam koneksi komputer A dan komputer B dikarenakan adanya kerusakan pada kabel koneksi yang
ada pada antara komputer A dan komputer B maka gangguan tersebut tidak akan menganggu koneksi yang ada pada komputer A dengan lainnya.
¨Pada topologi
mesh, security dan privacy dapat terjamin baik dikarenakan komunikasi yang terjalin di antara kedua komputer tidak bisa diakses dengan komputer lainnya.
¨Mudah dalam hal mengidentifikasikan masalah masalah kerusakan yang
terjadi antar jaringan komputer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar